Iniloh Jenis Lampu Pengganti Sinar Matahari, Mau Tau Apa Saja!

Lampu Pengganti Sinar Matahari

Pada saat teknologi yang sudah semakin maju, semua jenis aktivitas berkebun menjadi lebih gampang dan dapat dilaksanakan di mana saja. Sebagai contoh, di salah satu stasiun pengawasan di Kutub Selatan berdiri sebuah kebun sayur dengan sistem hidroponik. Apabila kendalanya berupa sinar matahari, jangan khawatir! Sekarang ini sudah ada jenis lampu pengganti sinar matahari untuk berkebun.

Teknologi lampu pengganti sinar matahari untuk berkebun dinamakan lamp ponic. Pada buku Urban Farming Bertani Kreatif Sayur, Hias, dan Buah dijelaskan secara detail bagaimana perkembangan urban farming yang sudah mendunia hingga bermacam-macam teknologi yang dapat membantu masyarakat untuk memulai berkebun, bahkan berkebun bisa dilakukan di dalam ruangan (indoor). Salah satu yang dibahas adalah lampu untuk berkebun. Berikut beberapa lamp ponic yang dapat Anda gunakan.

Compact Flourescent Light (CFL’s)

CFL mengeluarkan efek flourescent yang cukup besar, tetapi dapat bekerja sangat baik pada space (ruang) yang kecil karena jenis lampu ini tidak menghasilkan banyak panas atau tidak menggunakan daya listrik. Untuk pembuahan dan pembungaan, penggunaan 2.700 K bola lampu sudah mampu memberikan hasil yang terbaik.

Baca Juga:
Teknik Jitu Memelihara Bibit Saat Urban Farming, Penasaran!
8 Syarat Ideal Dalam Beternak Burung Puyuh, Apa Saja Itu?
Jangan Asal Tanam, Ini 5 Tips Budidaya Cabai Saat Musim Hujan!

Metal Halide Bulbs (MH)

MH merupakan tipe pencahayaan buatan yang paling banyak digunakan oleh masyarakat yang melakukan urban farming dan memang sudah direkomendasikan oleh para pekebun. MH merupakan tipe pencahayaan buatan yang mampu memberikan hasil terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

High Output Flourescent

Lampu jenis HOF ini mampu menghasilkan energi panas dalam jumlah yang sangat kecil sehingga bisa dilekatkan dekat dengan tanaman. Jenis pencahayaan yang satu ini sangat bagus untuk membantu benih yang sedang disemai dan perbanyakan yang dilaksanakan secara klonal. Akan tetapi, kurang baik bila dipakai untuk menumbuhkan tanaman supaya menjadi lebih tinggi.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

LED Grow Lights

Penggunaan LED cukup baik untuk menyinari tanaman. LED memiliki sifat yang sama seperti flourescent, yakni cenderung menghasilkan panjang internoda yang lebih kompak, tanaman yang lebih pendek tetapi batangnya lebih tegar.

LED juga dapat digunakan untuk pertumbuhan tanaman yang dilakukan secara vegetatif. Pembuahan dan pembungaan memang terlihat lebih lambat dibandingkan dengan penggunaan MH dan HPS. Namun, tanaman menjadi lebih sehat dan proses pertumbuhan sebenarnya dikatakan normal.

High Pressure Sodium Bulbs (HPS)

HPS dikenal dengan spektrum merah dan kuning yang tinggi. Kedua spektrum ini sangat disukai oleh tanaman untuk merangsang pembungaan dan pembuahan. HPS menjadi sangat berfungsi saat digunakan bersamaan dengan metal halide.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Iniloh Jenis Lampu Pengganti Sinar Matahari, Mau Tau Apa Saja!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Ternyata Ini Alasan Milenial Harus Mulai Budidaya Metode Hidroponik

Hidroponik Milenial

Salah satu teknik bertanam yang sudah lama dikenal tetapi popularitasnya tak pernah memudar adalah metode hidroponik. Sudah banyak bukti nyata bahwa budidaya dengan teknik hidroponik sangat menguntungkan. Sekarang, tak ada salahnya jika milenial ikut ambil peran dalam rantai pertanian modern berbasis teknologi seperti ini.

Metode hidroponik mempunyai banyak keunggulan dibandingkan dengan pertanian secara tradisional dan konvensional. Keunggulan ini akan mempermudah petani dan juga mendorong kualitas hasil panennya menjadi lebih maksimal.

Apabila ingin tahu lebih banyak mengenai hidroponik ini, Anda dapat memperoleh seluruh jawabannya di buku Tanya Jawab Hidroponik yang diterbitkan oleh Penebar Swadaya. Buku ini akan membantu Anda memulai usaha hidroponik.

Ada berbagai keuntungan yang akan Anda peroleh bila menerapkan metode hidroponik. Pertama, hidroponik akan memberikan keuntungan berupa produktivitas yang lebih tinggi ketimbang budidaya secara konvensional.

BACA JUGA:
Jangan Asal Budidaya, Coba Pahami Faktor Ini Dulu!
Mau Bertanam Metode Roof Garden, Coba Pahami 3 Ciri Tanaman Ini Dulu!
Ingin Berkebun di Lahan Sempit, Coba Terapkan 10 Inovasi Ini!

Dengan metode hidroponik, Anda bisa membuatnya menjadi bertingkat sehingga jumlah tanaman yang dibudidayakan akan lebih banyak. Hasilnya, saat panen juga akan lebih banyak daripada bertanam secara tradisional meskipun luasan lahan yang digunakan sama.

Keuntungan yang kedua, budidaya dengan metode hidroponik adalah lebih hemat pupuk dan air. Nutrisi dan air yang diberikan pada tanaman akan diserap sepenuhnya oleh tanaman tersebut. Dengan begitu, efisiensi juga akan lebih tinggi.

Air yang dipakai juga akan diputar dan digunakan kembali untuk mengalirkan nutrisi. Oleh karena itu, pemupukan secara intensif seperti pada budidaya konvensional tak dibutuhkan. Tentunya, Anda akan menghemat waktu dan biaya secara signifikan.

Bukan hanya bisa menghemat pupuk dan air, pemberian nutrisi pada media tanam juga dapat dilaksanakan lebih akurat. Keuntungan ini membuat tanaman meperoleh nutrisi sesuai dengan kebutuhannya.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Berikan dosis nutrisi sesuai kebutuhan tanaman hidroponik tersebut. Berbeda jenis tanaman tentu berbeda kebutuhan nutrisinya. Oleh karena itu, penghitungan yang tepat sangat membantu pertumbuhannya.

Karena tumbuh dengan asupan nutrisi yang sama, hasil produksi pun akan lebih seragam ketimbang tanaman yang dibudidayakan di lahan (tanah). Selain itu, produk yang dihasilkan pun akan lebih sehat karena minim penggunaan bahan kimia, baik melalui insektisida, fungisida maupun pengusir hama lainnya.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Ternyata Ini Alasan Milenial Harus Mulai Budidaya Metode Hidroponik dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Jenis Kendala Saat Budidaya Hidroponik dan Cara Ampuh Penanganannya

Kendala Saat Berhidroponik

Distributor Plastik UV Harga Murah – Lim Corporation

Hidroponik menjadi solusi pertanian di perkotaan atau sering disebut juga urban farming. Akan tetapi, kendala harian berhidroponik seringkali mengakibatkan hasil yang didapat tidak maksimal. Oleh karena itu, kenali beberapa kendala hariannya berikut ini dan temukan solusi untuk mengatasinya.

Perubahan Kepekatan Larutan

Membudidayakan tanaman dengan teknologi hidroponik di tempat terbuka memerlukan perhatian ekstra. Sebab, apabila musim hujan tiba, air hujan yang turun akan masuk ke sela-sela instalasi. Parahnya lagi, air hujan mampu mengubah kepekatan larutan nutrisi sehingga menyebabkan kepekatan larutan berubah, salah satu akibatnya adalah pH larutan menjadi turun.

Jika hal ini terjadi, solusi yang bisa dilakukan untuk mencegahnya adalah dengan membuat bak penampungan yang bisa dibuka dan ditutup. Selain itu, bisa juga membuat saluran alternatif sehingga air hujan dapat keluar.

Temperatur Larutan yang Tinggi

Temperatur larutan sangat berkaitan erat dengan kadar oksigen. Semakin tinggi suhu pada larutan nutrisi, semakin sedikit kadar oksigennya. Jika kandungan oksigen dalam nutrisi sedikit, hal ini tentu berpengaruh pada perkembangan tanaman.

BACA JUGA:
Anggur Hitam, Buah dengan Segudang Manfaat dan Khasiat
Rahasia Optimalnya Ternak Kambing Etawa, Ini Jawabannya
Jangan Asal Semprot Tanaman! Coba Lakukan Sesuai Aturan Menyiram Ini
Trik Rahasia Budidaya Tanaman Agar Hasil Menguntungkan

Solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan meletakkan tendon penampung larutan di dalam tanah. Hal ini bertujuan agar tendon terlindung dari sinar matahari dan suhu larutan tetap stabil.

Pengaruh Sinar Matahari

Di dalam pertanian dengan metode hidroponik, sinar matahari yang terlalu berlebihan bisa menjadi ancaman yang serius. Hal ini disebabkan oleh sinar matahari dapat memanaskan pemanasan tutup talang sehingga mengakibatkan tanaman yang menempel menjadi rusak bahkan gosong. Selain itu, sinar matahari yang berlebihan juga dapat membuat aktivitas fotosintesis terlalu tinggi.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan memberikan naungan seperti paranet atau jaring peneduh pada area budidaya tanaman hidroponik.

Pengendapan Larutan Nutrisi

Masalah ini terjadi jika penerapan pertanian dengan teknologi hidroponik tidak dilakukan dengan menggunakan listrik. Dan akibatnya, larutan nutrisi yang berada di instalasi akan statis dan unsur hara mengendap jadi tak bisa terserap oleh akar. Solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan melakukan pengadukan rutin sebanyak 3 kali sehari. Pengadukan ini dapat dilakukan dengan menggunakan tangan.

Gangguan Listrik

Plastik uv 21

Pompa yang dibiarkan menyala terus-menerus selama 1 × 24 jam akan mengalami pemanasan dan akhirnya mati. Jika ini terjadi, sudah pasti akan menimbulkan masalah besar bagi tanaman hidroponik karena nutrisi tidak bisa dialirkan ke akar tanaman. Jika gangguan listrik terjadi selama 2 jam, kemungkinan besar tanaman akan mati dan mendatangkan kerugian bagi Anda.

Cara atau solusi yang sesuai untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan menerapkan sistem hidroponik yang minim pemakaian listrik seperti jaring apung atau sumbu. Solusi lain, yaitu dengan menggunakan media tanam yang mampu mengikat air lebih banyak, salah satu jenis yang sering digunakan adalah rockwool.

Demikian pembahasan artikel tentang “Jenis Kendala Saat Budidaya Hidroponik dan Cara Ampuh Penanganannya”, semoga bermanfaat untuk Anda.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3