Tahukah Anda? Faktor Iklim yang Mampu Mempengaruhi Pertumbuhan Tanaman

Faktor Iklim Budidaya Tanaman

Kondisi yang terjadi di suatu daerah dan sudah berlangsung selama lebih kurang 30 tahun disesbut juga iklim. Sementara, cuaca adalah keadaan udara yang berhubungan dengan hujan, kelembapan udara, suhu, awan, dan kecepatan angin yang sedang terjadi di suatu daerah dalam waktu yang tidak lama. Ada beberapa faktor iklim yang memengaruhi pertumbuhan tanaman. Berikut ulasannya.

Sinar Matahari

Sinar matahari diperlukan untuk tanaman berfotosintesis yang merupakan proses perubahan air dan karbondioksida menjadi zat gula serta oksigen dengan bantuan sinar matahari. Tahapan tersebut berlangsung pada klorofil atau zat hijau yang berada di daun. Keperluan intensitas cahaya matahari setiap jenis tanaman berbeda-beda.

Terdapat beberapa jenis tanaman yang bisa tumbuh baik pada intensitas cahaya yang rendah. Dan ada juga tanaman yang sangat memerlukan intensitas cahaya.

Suhu

Setiap jenis tanaman membutuhkan kondisi suhu yang berbeda-beda. Ada tanaman yang hanya bisa hidup di suhu rendah, tetapi ada pula yang bisa hidup di suhu yang tinggi. Misalnya stroberi, tanaman ini hanya bisa hidup di suhu rendah sehingga saat ditanam di dataran rendah yang bersuhu tinggi tidak akan bisa berproduksi.

Baca Juga:
Manfaatkan Drum Bekas Untuk Budidaya Ikan, Apa Kelebihanya?
Iniloh Jenis Lampu Pengganti Sinar Matahari, Mau Tau Apa Saja!
Teknik Jitu Memelihara Bibit Saat Urban Farming, Penasaran!

Hujan

Hujan yang turun juga dapat memengaruhi kondisi tanaman. Pasalnya, tak semua jenis tanaman toleran terhadap intensitas air hujan yang tinggi. Hal tersebut sejalan dengan kebutuhan air setiap tanaman yang berbeda-beda. Ada beberapa tanaman membutuhkan suplai air yang besar seperti kangkung, bayam, genjer, dan selada air.

Dan sementara itu, tanaman tomat, terung, cabai, buncis, dan kubis hanya memerlukan air yang cukup. Serta ada lagi tanaman seperti jagung, kacang tanah, dan kedelai yang memerlukan air lebih sedikit.

Kelembapan

Kebutuhan kelembapan setiap jenis tanaman berbeda-beda, jika kelembapan yang tinggi bagi sebagian tanaman malah akan membawa penyakit. Akan tetapi, biasanya tanaman sayur memerlukan kelembapan cukup tinggi sekitar 80%. Jika tanaman mempunyai tingkat kelebihan dari 80% akan mudah terkena penyakit.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Angin

Faktor iklim terakhir adalah angin juga berpengaruh terhadap kelancaran budidaya tanaman. Angin akan membantu tanaman untuk proses penyerbukan tanaman sehingga kelestarian dapat terjaga dengan baik. Namun, angin justru akan menyebabkan penguapan berjalan lebih cepat sehingga tanaman menjadi kering dan penyebaran hama menjadi lebih cepat. Pilihlah tempat yang terlindung dari angin atau tanam pohon pelindung.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Tahukah Anda? Faktor Iklim yang Mampu Mempengaruhi Pertumbuhan Tanaman” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Manfaatkan Drum Bekas Untuk Budidaya Ikan, Apa Kelebihanya?

Budidaya Ikan Dalam Drum

Pembuatan kolam ikan bisa dari drum bekas yang sudah tak terpakai untuk membudidayakan ikan konsumsi. Apalagi untuk budidaya yang dilaksanakan pada pekarangan rumah yang tak begitu luas, kolam dari drum adalah pilihan yang terbaik. Untuk drum yang dipakai lebih baik terbuat dari bahan plastik. Apabila terbuat dari seng, kolam akan cepat karatan.

Keunggulan atau kelebihan kolam dari drum yakni mudah dipindah-pindahkan. Untuk bentuknya juga yang tak terlalu besar membuat drum ini gampang diatur di lahan yang tak terlalu luas. Dalam pembuatan kolam dari drum juga terbilang sangat murah, Anda cukup memanfaatkan drum-drum bekas yang masih layak pakai atau membeli drum yang baru.

Pemakaian drum bisa mempermudah Anda selama proses budidaya, dari proses pemeliharaan sampai dengan pembersihan kolam. Kolam ini sangat cocok digunakan untuk budidaya ikan skala kecil.

Kelemahan dari kolam ini adalah suhu yang terjadi dalam kolam ini sangat fluktuasi, dan perubahan suhu pada kolam ikan sangat berbahaya untuk keberlangsungan hidup ikan. Kekurangan lainnya, lebih mudah terjadi penguapan, drum mudah terguling jika tidak ditempatkan dengan tepat, dan harus rutin memberikan air tambahan.

Baca Juga:
Iniloh Jenis Lampu Pengganti Sinar Matahari, Mau Tau Apa Saja!
Teknik Jitu Memelihara Bibit Saat Urban Farming, Penasaran!
8 Syarat Ideal Dalam Beternak Burung Puyuh, Apa Saja Itu?

Sebaiknya jika Anda berminat menggunakan jenis kolam ini, gunakanlah drum yang terbuat dari plastik karena bahannya lebih ringan dari logam atau besi. Dan drum plastik juga tak akan berkarat seperti drum besi dan lebih gampang untuk dimodifikasi menjadi wadah budidaya ikan.

Bukan hanya drum plastik, Anda juga bisa memakai bis beton yang sering dipakai sebagai saluran air. Bentuk bis beton hampir mirip dengan drum, Untuk bis beton yang ideal dipakai menjadi kolam yaitu yang berdiameter 90 cm dengan ketinggian 1 m.

Untuk kolam drum bisa terbuat dari drum bekas yang berukuran tinggi 90 cm dan lebar 60 cm. Dengan demikian, kolam dibuat dengan model horizontal yang membutuhkan lubang pembuangan di sisi tengah bagian dasar kolam. Oleh karena itu, di bagian atas drum harus dipotong dan bagian bawahnya harus dilubangi.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Penggunaan model horizontal memiliki kelebihan, yakni area kontak udara dengan udara bebas lebih luas dibandingkan drum vertikal. Selain itu, penggunaan drum horizontal lebih memudahkan ikan bergerak di dalam kolam.

Peletakan kolam drum harus disesuaikan dengan penampungan limbah pembuangan. Fungsi dari lubang pembuangan ini juga untuk mengatur volume air di dalam drum. Dan jika air terlalu banyak akibat hujan, air di kolam bisa langsung dikurangi sebagiannya.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Manfaatkan Drum Bekas Untuk Budidaya Ikan, Apa Kelebihanya?” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3